Minggu, 20 Januari 2013
RUU KKG: Dari Pembodohan Akademis menjadi Konstitutif
"Cinta Tapi Beda" Film sampah sarat propaganda
Ketua
Umum Saudagar Muda Minang (Fahira Fahmi Idris): Film Cinta Tapi Beda
yang Diproduseri Raam Pujabi, Hanung Bramantyo dan Hestu Saputra
(sutradara) Tanpa Riset & Tidak Menghormati Islam dan Adat Minang.
Ketua Umum Saudagar Muda Minang (Fahira Fahmi Idris) saat bertabayun
dengan pihak Multivision terlihat marah besar.
Sabtu, 19 Januari 2013
Tentara ‘Alawiyyah ‘Nangis: ‘Kenapa Basyar Lebih Pentingkan Warga Iran daripada Tentara Suriah?’
Kamis, 17 Januari 2013
Tafsir Ayat-ayat Poligami
Senin, 14 Januari 2013
Oleh: Lalu Heri Afrizal, Lc.
SUATU ketika seorang Syeikh, di salah satu negara
yang pemerintahnya melarang poligami, menikah untuk kedua kalinya. Kabar
pernikahannya pun terendus oleh intelijen negara itu. Di malam hari
ketika Sang Syeikh itu menginap di rumah isteri keduanya, ia digrebek
oleh sekelompok orang anggota intelijen. Ia pun diintrogasi dengan
kasar.
“Mengapa Anda menikah lagi?” Dengan tenang Syeikh itu membela diri. “Dari mana Anda tahu kalau perempuan ini adalah isteri saya. Perempuan ini adalah simpanan saya.”
Akhirnya para intel itu mohon maaf atas tindakan lancang mereka. Dunia seakan terbalik. Orang yang menikah baik-baik hendak ditangkap, tetapi ketika alasan berduaan dengan pasangan kumpul kebo, justru dihormati.
“Mengapa Anda menikah lagi?” Dengan tenang Syeikh itu membela diri. “Dari mana Anda tahu kalau perempuan ini adalah isteri saya. Perempuan ini adalah simpanan saya.”
Akhirnya para intel itu mohon maaf atas tindakan lancang mereka. Dunia seakan terbalik. Orang yang menikah baik-baik hendak ditangkap, tetapi ketika alasan berduaan dengan pasangan kumpul kebo, justru dihormati.
Catatan Kritis untuk Buku 40 Masalah Syi’ah (3)
Sabtu, 12 Januari 2013
Oleh: Fahmi Salim
TUDUHAN
penulis buku “40 Masalah Syi’ah” terhadap para sahabat semakin
menjadi-jadi ketika mengatakan, “Aisyah, Thalhah, Zubair dan
sahabat-sahabat yang satu aliran dengan mereka memerangi imam Ali.
Sebelumnya mereka berkomplot untuk membunuh Utsman”. Pertama, karena ia
tidak menyebutkan sumber primer sejarah dalam hal ini. Kedua, karena
soal perselisihan antara Khalifah Ali dengan Aisyah, Thalhah, Zubair dll
itu adalah perkara ijtihad mereka dalam soal menuntut balas atas
kematian Khalifah ke-3 Utsman bin Affan, bukan semata-mata perselisihan
itu karena hawa nafsu dengan istilah ‘memerangi’ tanpa alasan jelas dan
pasti. Ketiga, karena ia berani menyatakan bahwa mereka itu “sebelumnya
berkomplot untuk membunuh Utsman”, dan dinyatakan sebagai “fakta
sejarah” seolah-olah valid.
Catatan Kritis untuk Buku 40 Masalah Syi’ah (2)
Senin, 07 Januari 2013
Oleh: Fahmi Salim
HADIS 12 Khalifah memang
cukup populer dan diriwayatkan dalam kitab Shahih al-Bukhari no.6796
dan Shahih Muslim no.1821 dari Jabir bin Samurah. Selanjutnya, penulis
menyatakan, “Hadis tentang 12 khalifah yang melanjutkan Nabi saw
hanya dapat dijelaskan dalam keyakinan mazhab Syi’ah. Rasulullah saw
menunjuk pengganti atau pelanjut sebanyak 12 orang. Ulama ahlussunnnah
kebingungan untuk menjelaskan siapa 12 khalifah tersebut…Dalam
kebingungannya, Ibnu Hajar Asqalani menulis, “Aku tidak menemukan
seorangpun yang mengetahui secara pasti arti hadis ini”. Aneh juga kalau
ahli hadis sebesar Ibnu Hajar tidak memahami arti hadis ini, padahal
nama-nama 12 imam diriwayatkan banyak sekali dalam khazanah ahlisunnah.” (hal.54)
Catatan Kritis untuk Buku 40 Masalah Syi’ah (1)
Rabu, 02 Januari 2013
Oleh: Fahmi Salim
BERIKUT ini adalah catatan eksklusif saya yang ditunjuk oleh Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk menjadi Pembahas/Pembanding dalam acara Bedah Buku “40 Masalah Syiah” karangan Emilia Renita dan Jalaluddin Rakhmat oleh Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang Kemenag RI tanggal 17 Desember 2012 silam.
Catatan eksklusif ini saya percayakan kepada hidayatullah.com untuk dipublikasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dari saya kepada umat, agar khalayak tahu kerusakan ajaran Syi’ah dan metode penulisan tokoh-tokohnya yang sangat jauh dari etika ilmu dan adab keilmuan.
BERIKUT ini adalah catatan eksklusif saya yang ditunjuk oleh Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk menjadi Pembahas/Pembanding dalam acara Bedah Buku “40 Masalah Syiah” karangan Emilia Renita dan Jalaluddin Rakhmat oleh Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang Kemenag RI tanggal 17 Desember 2012 silam.
Catatan eksklusif ini saya percayakan kepada hidayatullah.com untuk dipublikasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dari saya kepada umat, agar khalayak tahu kerusakan ajaran Syi’ah dan metode penulisan tokoh-tokohnya yang sangat jauh dari etika ilmu dan adab keilmuan.
“Mereka Lulus. ‘Ijazah’ Para Mahasiswa Universitas Aleppo, Suriah, Datang dari Allah”
Jum'at, 18 Januari 2013
Hidayatullah.com--Sebanyak
20 orang mahasiswa Universitas Aleppo, Suriah, yang ada di dalam foto
ini kini sudah syahid. Mereka termasuk dari sedikitnya 87 orang yang
syahid ketika pesawat-pesawat tempur rezim Basyar al-Assad menjatuhkan
bom ke kampus mereka pada hari Rabu, 16 Januari 2013.
Jumlah pasti korban kebrutalan rezim Basyar al-Assad ini masih harus
diteliti karena banyaknya tubuh yang hancur berkeping-keping, termasuk
sepotong lengan yang ditemukan sedang memegang sebuah pena. Peristiwa
penyerangan ini dilakukan pada hari pertama ujian di kampus itu.
Minggu, 13 Januari 2013
Assad Alami Gangguan Psikologis Berupa Narsistik
Hidayatullah.com—Meskipun mengetahu wilayah Suriah
sebagian besar sudah jatuh ke tangan pasukan oposisi yang menentangnya,
dan mengetahui bahwa pasukan rezimnya mengalami perpecahan terus-menerus
serta banyak terjadi pembelotan, Presiden Suriah Bashar al-Assad
bersikukuh dirinya masih memegang kekuasaan dan akan keuar dari konflik
sekarang ini sebagai pemenang.
Langganan:
Komentar (Atom)
