Minggu, 24 Februari 2013
BJ Habibie: Kalau Semua Berpolitik, Siapa Yang Bekerja?
Turki Tidak Tinggal Diam Melihat Kebrutalan Rezim Suriah
“Setiap hari banyak anak-anak dan perempuan tidak berdosa tewas di
Suriah,” kata Erdogan dalam pidatonya di Forum Komunikai Pemerintah di
Uni Emirat Arab, lansir Hurriyet Daily.
“Tentara Bashar Sembelih Anak-anak Kami, Memperkosa Semua Wanita dan Menembaki Penduduk
Setidaknya, 400 warga – mulai bayi hingga yang paling tua – menemui
syahid hari itu. Yang lebih tidak diketahui lagi oleh kita di Indonesia
yang saat itu sibuk bersiap liburan panjang adalah kebrutalan yang
berlanjut.
Afiliasi pada Gerakan Dakwah Sebagai Manifestasi Syukur
Sabtu, 23 Februari 2013
Taqiyah dalam Pandangan Syiah dan Ahlus Sunnah
BEBERAPA hari yang lalu, Kamis (14/02/2013), Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran menyelenggarakan diskusi bertema “Konsep Tabligh dalam Dimensi Keindonesiaan”. Bertempat
di Universitas Imam Khomeini, kota Qum Iran. Salah satu pembicara,
Hendar Yusuf, menyampaikan makalah berjudul “Konsep Taqiyah dalam Islam”
(Abna.ir, Kamis, 14/02/2013).
Rabi Yahudi Orthodoks Ditahan karena Kejahatan Seksual
Polisi mengatakan, pria berusia 54 tahun itu ditangkap hari Rabu dan disebut dalam laporan BBC serta koran Times of Israel sebagai rabi Chaim Halpern pemimpin sinagog di Golders Green di kawasan utara ibukota London.
Jumat, 22 Februari 2013
Sebutan Anti Semit pada Umat Islam adalah Penggiringan Opini Berbahaya
"Ini adalah penggiringan opini yang disengaja dan berbahaya. Sebab
secara tidak langsung ingin mengarahkan kalau masyarakat Indonesia yang
melakukan aksi kepedulian tehadap perjuangan Palestina yang sedang
dijajah Zionis-Israel adalah aksi dari sekelompok orang yang intoleran
dan anti semit,” demikian jelas Khairul Rizky dalam rilis yang dikirimkan pada hidayatullah.com, Jum'at (21/02/2013) kemarin.
Rabu, 20 Februari 2013
Tak Kurang 10 juta Zionis Nodai Kesucian Al-Aqsha Tiap Tahun
Berdasarkan catatan dari kepolisian Zionis mereka berbangga dengan
meningkatnya jumlah kunjungan ke areal Al-Burak selama tahun 2012
kemarin, jika dibanding dengan tahun sebelumnya.
Senin, 18 Februari 2013
Tinggalkan Epistimologi Barat, Cukup Islam Saja!
Antara Harun Nasution, Attaturk dan Sekularisme
Khomeini, Ahmadinejad dan Ironi Kebangkitan Syiah Arab
Minggu, 17 Februari 2013
Guru Besar UII Nilai Tajul Muluk Lakukan Penistaan Agama
PKS: Kewenangan Sertifikasi Halal Tetap Ada di MUI
Pernyataan ini disampaikan Ketua MUI KH Amidhan saat bersilaturahim
dengan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Rabu (13/02/2013)
di Gedung DPR.
MUI: Ada Kecenderungan Pemerintah ingin Pisahkan Ulama dengan Auditor
Dalam pembahasan RUU JPH itu menurut Amidhan, pemerintah seakan ingin
membentuk lembaga baru yang memiliki kewenangan melakukan sertifikasi
halal.
"Ada kecenderungan pemerintah ingin memisahkan ulama dengan auditor. Padahal auditor sertifikasi halal itu kepanjangan tangan dari para ulama dalam hal ini MUI," ujar Amidhan dikutip Antara, Kamis (14/02/2013).
"Ada kecenderungan pemerintah ingin memisahkan ulama dengan auditor. Padahal auditor sertifikasi halal itu kepanjangan tangan dari para ulama dalam hal ini MUI," ujar Amidhan dikutip Antara, Kamis (14/02/2013).
MUI Berharap Pemerintah Tak Ambil Alih Proses Sertifikasi Halal
Amidhan didampingi Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim dan jajarannya, diterima Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR dari PKS, Sohibul Iman, dan anggota Panja RUU Jaminan Produk Halal (JPH), Nasir Djamil.
MUI: Jangan Tergiur Iming-iming MLM Haji
"Praktik MLM haji ini rentan penipuan karena kuota haji terbatas dan mutlak diatur oleh pemerintah. Tidak benar jika muncul informasi MUI telah menghalalkan MLM haji. Apakah itu MLM syariah haji atau dengan nama lainnya, kami tidak pernah mengeluarkan fatwa halal untuk praktik itu,’’ kata Ketua Bidang Fatwa MUI Ma’ruf Amin.
Politisi Islam, Belajarlah pada Kesederhanaan Natsir
Oleh: Nuim Hidayat, MA
Natsir pernah menjadi Menteri Penerangan Kabinet Sjahrir I (3 Januari 1946 - 12 Maret 1946), Menteri Penerangan Kabinet (12 Maret 1946 - 2 Oktober 1946), Menteri Penerangan Kabinet (2 Oktober 1946 – 27 Juni 1947), Menteri Penerangan Kabinet Hatta I (29 Januari 1948 - 4 Agustus 1949), dan Perdana Menteri ’Kabinet Natsir’ (6 September 1950 – 26 April 1951).
Pakar Hukum Tata Negara: UU Penodaan Agama Harus Dipertahankan
Hidayatullah.com--Pakar
Hukum Tata Negara, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra menilai Undang-Undang
No. 1 PNPS tahun 1965 tentang Penodaan Agama harus tetap dipertahankan.
Menurutnya kalau UU tersebut dihapus akan terjadi banyak penodaan
terhadap agama lain.
“Saya berpendapat ya harus dipertahankan,” ujarnya kepada hidayatullah.com saat mengisi kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa dan alumni fakultas hukum Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
Langganan:
Komentar (Atom)